.
Tentang Manda, Thoughts, Sehari-hari, Stress, SengsaraJune 8, 2008 6:01 pm

mampus.

entah kenapa, akhir2 ini ritual tidur gue semakin terganggu. Setelah sebelumnya minimal seminggu 3 kali gue ‘ketindihan’ (yang gak tau ketindihan dalam tanda petik itu apa, mohon tanya temen sebelahnya ato googling, males jelasin), sekarang hampir setiap hari gue ketindihan, berkali2 dalam semalam dan sekarang tambah aneh2 pula, gak perlu gue jelasin lah aneh2nya apaan -_-. kenapa seeehhh???!! mau tidur tenang aja susaaaah??? aarrrggghh….!!!! udah 2 minggu lebih tidur gak tenang :’(.

 

(courtesy of http://www.poetryteachers.com/images)

 

sila selalu bilang ‘ketindihan’ gue itu karena efek psikologis, dan lama2 gue juga mengiyakan, soalnya kalo ditilik2, sebagian besar ‘ketindihan’ gue terjadi di hari dimana gue kecapean ato stress. Jadi logikanya, kalo ini getting worst, berarti gue sedang dalam state bener2 stress, lebih stress dari yang pernah gue alami selama idup, tapi oh tapi, gue merasa fine2 aja… T-T. Well, gue memang ada beberapa masalah, maksud gue, sapa sih yang enggak??? tapi gue pernah lebih stress dari sekarang dan waktu itu gue gak seterganggu ini tidurnya -_-.

binuunn… mau tidur tenaaang…. gimana caranyaaa….???? T-T huaaaa….!!!

 

Mandhut yang binun. 

Tentang Manda, Thoughts, Sehari-hari, Level Up!, Stress, MurkaMay 10, 2008 7:11 pm

 

Dear readers,

saya mau berbagi pelajaran termahal (so far) yang saya dapat di tahun 2008 nih,

tentang bagaimana mengendalikan amarah dan kesedihan dan blablabla, selain biar gue inget terus, mungkin bisa menginspirasi juga :D .

 

10 hal yang harus dilakukan Putri Amanda Bahraini kala marah besar :

 

  1. jangan keburu melakukan tindakan bodoh, cobalah menahan marah sebisa mungkin, sepusing apapun jadinya. Kalau marahnya sama objek manusia, segera pamit pergi dulu dari hadapannya.
  2. jangan deket2 hape, atau blog, atau email, apapun yang bisa mengirim dan memajang pesan. segeralah titipkan pada siapapun yang bisa dipercaya, pastikan mereka gak akan memberikannya sebelum lo tenang.
  3. segeralah bercerita pada teman yang bisa dipercaya. tumpahkan amarah lo ke mereka saja. katakan pada mereka untuk sekedar mendengar dan melupakan apapun yang lo katakan.
  4. menangislah sampai puas. sampai mata membaso, kepala ringan, badan capek, perut keroncongan. habis itu mandi sebersih2nya pake air hangat, makan yang banyak, minum hangat2 dan tidur. 
  5. setelah bangun, biasanya jadi agak gamang dan belum bisa mikir, kembali lakukan nomer 4 sampe udah gak bisa nangis lagi, yang tersisa tinggal sedih dan keharusan untuk cari solusi.
  6. mintalah teman mengantar anda ke toko buku terdekat, carilah buku terkait masalah anda disana. yang anda alami kemungkinan besar sudah dialami manusia2 lainnya, carilah buku yang bisa menenangkan hati anda dan menginspirasi.
  7. googling. carilah semua sumber dari keyword2 yang bisa membantu. contoh : bagaimana menghandle emosi dan masih banyak lagi. beneran ngefek :D . baca semua referensi, baca blog2 orang, lo gak sendiri, banyak orang yang pernah mengalami apa yang lo alami, belajarlah dari mereka.
  8. kalau butuh saran, kritik, dukungan atau hiburan, jangan segan2 meminta bantuan dari teman2, minimal2 2-3 orang, dengan sudut pandang yang berbeda2, sebagai bahan perbandingan dan masukan.
  9. saat lo mulai merasa menemukan masalah dan solusinya, tulislah dulu, dimanapun itu. lakukan proses check dan edit pada tulisan lo sesering mungkin, kalau2 lo berubah pikiran. saat lo tidak mengubah tulisan itu lagi selama kurang lebih 3 hari berturut2, lo bisa anggap itu adalah pikiran final lo.
  10. mulailah selesaikan masalah lo :) . lakukan apa yang harus lo lakukan. masalah gak untuk dilupakan atau dihindarkan, justru harus dihadapin dengan dagu terangkat dan senyum tersungging, karena itulah momen dimana lo mendapat pelajaran berharga :) .

 

Well, saya bener2 cinta toko buku, teman2 dan google. :P thanks yow….. gak tau bisa apa kalo gak ada kalian. hahahaha.

 

naik level lagi? heheheh,

 

Mandhut. 

Tentang Manda, Sehari-hari, Konyol, Level Up!, Stress, Murka, SengsaraApril 9, 2008 4:38 pm

hahahahaha…

akhirnya menyadari (atau menyimpulkan?) satu kenyataan pahit yang sayangnya belum bisa diceritain blak2an disini.

tapi gemes sodara2, pengen buang susah, jadi ijinkan saya roaming ya kali ini :’( sayang kelyan deh, beneran.

yah hidup, sh*t happens. jadi pelajaran aja lah ya :D

at least saya udah tahu sekarang, jadi ya lebih ringan ke depannya, paling gak saya tahu harus gimana, semoga ;)

izinkan saya menulis ini dalam caps lock, pembaca tercinta :

PUTRI AMANDA BAHRAINI CEWEK KUAT GENDUT PERKASA HEBAT LUAR BIASA BAIK HATI BIJAKSANA TABAH SABAR PENYAYANG HUMORIS MENARIK TIDAK SOMBONG SEKSI (saya bilang seksi ya, bukan langsing loh, seksi itu relatif) KEIBUAN MEMPESONA BERSAHAJA DAN SEMUA YANG BAGUS BAGUS, GAK AKAN SEDIH BERKEPANJANGAN APALAGI NYERAH SAMA HAL BEGINIAN DOAAAAAAAAAAAAANGGG!!!! BUKAN MANDA KALO GAK BISA CARI SOLUSI! BUKAN MANDA KALO GAK BISA NGILANGIN SUSAH DI HATI!! BUKAN MANDA KALO BERTINDAK KARENA EMOSI! BUKAN MANDA KALO GAK BISA INTROSPEKSI! BUKAN MANDA KALO TAKUT SAMA APA YANG AKAN TERJADI!!!!! BUKAN MANDA KALO GAK MANDIRIIIII!!!!!! BUKAN MANDA KALO GAK JUJUR! BUKAN MANDA BUKAN MANDA BUKAN MANDAAAAAAAAAA!!!!!!!! BUKANNNN!!!! BUKAAAAAAAANNNNNN!!!!!

jadi,

yuk ah kita ngejalanin hidup dengan happy lagi :D . hehehehehhh,,,,

 

bisa apa saya kalo gak ada blog dan pembaca sekalian (gombal),

 

Mandhut. 

Tentang Manda, Thoughts, Level Up!, Stress, SengsaraMarch 27, 2008 3:11 pm


 

(taken from http://newmexico.indymedia.org/) 

damn.

Saya kepikiran sesuatu, gak pengen ngomongin sebenernya karena it’s not a big deal (atau should i say, ‘not even yet a big deal’). Tapi saya harus ngomong, minimal kasitau rasanya gimana, karena beneran gak enak.

Sejak saya nyadar kalo saya Drama Queen + ekstrovert tingkat lanjut, beberapa kali saya berlatih untuk gak membicarakan semua masalah yang saya hadapi ke orang2 terdekat atau mempublish di blog. Kenapa? karena :

  1. entah kenapa kalo 2 biji sifat itu lagi kumat, kayaknya masalahnya heboh banget, padahal gak gitu2 amat.
  2. dari pengalaman, saya tahu kalau apapun yang berlebihan, gak pernah bagus hasil akhir-nya, dan saya gak pengen nyesel di akhir2.
  3. kadang, lo gak kepengen orang2 terkait tahu betapa lo puyeng memikirkan hal itu dan membuat mereka merasa berdosa akan itu. … atau merasa jijik kenapa hal gitu aja bisa dipikirin ampe segitunya. … ya, pokoknya begitu. :(

Tapi usaha gue ini hampir gak pernah berhasil, gue orangnya ga bisa mendem, kalo gak gue ungkapkan dengan cara yang biasa, gue akan cari pelarian, biasanya kalo gak lari ke makanan, kurang tidur, atau tangannya ga bisa diem, menghasilkan bekas jerawat kesekian di muka dan tempat2 lainnya (hehe) dan ini semua gak akan berenti sebelum gue bicara atau menuliskannya di blog. Pada akhirnya, gue selalu memegang prinsip ‘apa yang terjadi, terjadilah. yang penting sekarang gue bisa makan bakpau dengan hati tenang’ untuk menanggung apapun resiko yang akan gue hadapi nanti.

Untuk yang kali ini aja, udah berusaha gak meninggalkan bekas permanen di tubuh, berusaha gak ngemil (liat kata ‘berusaha’, gue berusaha ya), tapi yang ada jadi gak bisa belajar konsen (musim UTS, gak ada masalah aja ga konsen, apalagi terganggu pikiran lain) dan ga bisa tidur nyenyak karena kalopun tertidur akan mengalami fenomena ketindihan (yang mafhum terjadi kalo saya lagi banyak pikiran) dan mimpi buruk (barusan gue tidur sore2 dan mimpi mau diculik kuntilanak/banshee/apalah itu, kurang tolol apa coba).

Gak peduli seberapa gue berusaha untuk santai dan menekankan ke diri sendiri ‘gak perlu stress Man, karena masalahnya bahkan gak lebih gede daripada upil’, seperti biasa, cuma mulut gue yang bilang ‘ooh indahnya duniaaa, semua baik2 sajaaaa’, sisanya berontak menunjukkan apa yang ada jauh di alam bawah sadar gue, menunjukkan ‘baik dari Hongkong? putri amanda bahraini JELAS gak dalam kondisi baik2 aja’.

gini deh,

Kalau saya bolak balik cari cemilan, bekas jerawat di muka bertambah, terlihat mengantuk dan mulai babbling kalo diajak ngomong, means saya sedang terganggu oleh sesuatu, teman. Lekaslah luangkan waktu, bertanya dengan lembut dan berjanji gak akan menyebar apapun yang saya ceritakan serta gak akan merasa aneh dengan apa yang akan kalian dengar. Saya akan berterimakasih dunia-akhirat kalo kalian lakukan itu tanpa diminta. tapi jangan maksa kalo gue tetep bilang ‘gak ada apa2′, mungkin muka kalian segitu kriminil-nya sampe saya gak percaya ato emang kita gak deket (atau, saya emang gak mau deket2, -_-;). sori loh, gak maksud kurang ajar. wahahah.

————————————

tenang pembaca, paragraf2 panjang itu baru prolog, mari masuk ke topik intinya ;) .

dari semua yang udah gue jelaskan dan sempet gue sepet dikit di judul, kalian tahu dong nama personality disorder yang saya derita?

CMIIW atau beritahu gue kalo ada julukan lain untuk masalah gue ini, tapi saya bisa dibilang seorang drama queen.

kalo dari penjelasan di wisegeek.com, drama queen adalah…

Someone with a demanding or overbearing personality who tends to overreact to seemingly minor incidents. Life’s little setbacks can trigger explosive emotional outbursts and other irrational behaviors. A drama queen often views the world in absolutes, and only has two settings on her emotional control button; zero and ten. Psychologists might describe a drama queen or king as a neurotic personality with histrionic tendencies, meaning they tend to become needlessly dramatic whenever order is disrupted.

gatau ya penderita drama queen yang lain gimana, tapi dunia saya akan tetap bagai ditutupi awan kelabu kalo sampe detik itu saya tetep keukeuh gak ngomongin atau mengungkapkan apa yang saya rasakan. mungkin ada komplikasi ekstrovertnya juga, mungkin emang jiwa pengen eksis berlebih, gatau, pokoknya dari sononya udah begitu. maaph.

————————————

 

(taken from http://images.jupiterimages.com) 

Bertahun2 hidup dalam kondisi kejiwaan dilempar bolak-balik antara puncak Everest dan palung Mariana, sedikit2 gue mulai belajar gimana menyiasati biar kekurangan gue ini gak segitu mengganggu hidup dan hubungan gue dengan orang-orang di sekitar. Well, mungkin belum segitu expert-nya, tapi paling gak gue puas udah bisa mengenal diri sendiri lebih dalam setiap harinya, dan DENGAN SENANG HATI WALAU TANPA DIMINTA saya akan berbagi ^^; (wahahah)

First of all, kalau kalian punya temen yang kondisi kejiwaannya mirip saya (gak berani bilang saya begini cuman karena Drama Queen aja) dan kalian peduli pada mereka, biarkan mereka bercerita dan mengungkapkan apa yang mereka rasakan, seheboh dan se-berlebihan yang mereka inginkan. Percayalah, mereka cuma butuh tempat cerita aja, dengan lo mendengarkan tanpa berkomentar ‘ih lo berlebihan’, ‘apa sih lo’, ‘ya ampun gitu aja kok repot’, dan komentar2 gak-asik lainnya, kalian udah membantu mereka melenyapkan 60% dari kekhawatiran yang ada (100% kalo udah ngomong sama yang bersangkutan dan masalah menemukan solusi yang baik).

Kedua, simpen aja komentar2 gak cihuy macam yang sudah saya katakan di atas, kami tahu kami berlebihan, sumpah deh, gak perlu dikasihtau berulang2. Dengan kalian ngomentarin kayak gitu, itu baru aja nambah beban baru di kami. Beban baru berupa dilemma mau-cerita-tapi-entar-dibilang-berlebihan-tapi-gimana-kalo-gak-cerita-entar-gak- bisa-idup-tenang. Kalo gak mau denger ya bilang aja, hidup jadi lebih gampang toh.

Ketiga, pada dasarnya saya (atau harus bilang ‘kami’?) hidup bahagia dan ringan2 aja, tapi sekali ada trigger masalah, sekecil apapun itu, itu ngebuat perspektif saya akan hidup jadi negatif, dan pada akhirnya mulai berpikir macam2, yang jelek2.  Makanya, kalo gak buruan diselesaikan saat itu, pikiran2 jelek makin bertambah, dan mood sayapun kian memburuk kian hari. Jadi jangan heran kalo untuk masalah sekecil debu, bisa bikin nangis kejer dan gak mau ngomong berhari-hari, itu tiada lain tiada bukan, karena ada masalah2 lain yang ikut ngintil, teman. mungkin bisa dibilang, kayak efek gunung es :D .

Keempaat, Jadi, kalo lagi ada masalah sama orang drama queen, dan memang kalian peduli, sebisa mungkin, langsung selesaikan, jangan ditunda2. Apapun deh situasi saat itu, kecuali emang lagi di tengah bencana alam ato apa, luangkan waktu dan selesaikan. Paling gak, jelaskan sejelas2nya apa yang sedang kalian rasakan dan apa yang akan kalian lakukan, lebih baik lagi kalo kami diperbolehkan bertanya sepuasnya. Kalaupun penyelesainnya bukan sesuatu yang membahagiakan, itu jauh lebih baik daripada membiarkan kami berpikir macam2 sendirian. Salah-salah, kami bisa jadi benci, marah, frustrasi dan mengambil tindakan sepihak akan hal ini, tanpa tedeng aling-aling lagi :D .

KELIMA, jangan pernah memikirkan kenapa kami berpikir segala hal (terutama yang negatif2) dalam porsi jumbo dan cenderung membuatnya menjadi bisul. itulah kami, dan percayalah kami gak bisa berpikir dengan cara lain selain begitu dan kami bahagia kok, beneran :D . Akan lebih baik kalo kalian tanya kami, enaknya gimana :D .

———————————————– 

Terakhir, buat drama-queen-ers dimanapun kalian berada, gak bermaksud sok tau, tapi kalau ada yang paling gue takutkan for being drama queen adalah membuat orang2 sekitar gue benci dan terganggu akan kehadiran gue dan kekurangan gue ini, kalian begitu juga enggak? :D . Makanya seringkali (kalo dari gue) kata2 maaf secara tidak sadar banyak keluar dalam percakapan sehari2. Rasanya pengen bilang : ‘udah lo semua jauhin gue ajaaa…!!! gue tau gue drama queen dan cukup gue aja yang menderita akan hal ituuuu….!!!!’ saking merasa begitu fragile dan nyusahin orang2 yang gue sayangin :D . hehehe.

Most of the times, untuk kasus drama queen gue ini, gue berusaha untuk berpikir berulang2 dan sedalam mungkin tentang respon yang akan gue lakukan terhadap masalah2 kecil yang gue temui. Haruskah gue marah untuk hal ini? haruskah gue nangis? haruskah gue memikirkan ini di atas masalah2 gue yang lain? seberapa worth it ini masalah untuk bisa bikin gue pusing berhari2? bisakah gue selesaikan masalah ini dengan cepat dan simpel? adakah orang yang bisa memberikan masukan yang menenangkan gue mengenai masalah gue ini? adakah pelarian positif yang bisa buat gue lega? dan masih banyak lagi. Berpikir kritis dan bergerak cepat membantu gue untuk gak kayak foto tante2 drama queen di paling atas postingan ini (hahaha).

Cara di atas, kadang berhasil, kadang ya enggak. Pada akhirnya ya, cuma bisa bilang, beginilah saya, diterima alhamdullillah, gak bisa diterima ya mau gimana lagi :D , paling gak saya gak pernah bermaksud jahat dan selalu berusaha kasih yang terbaik yang saya bisa, dan saya gak salah, gak ada yang salah, cuma gak cocok aja :P .

Silakan bilang saya denial ato apapun, saya sempet menganggap diri saya begitu juga sebelumnya ;) , hanya saja, semua orang berusaha mencari selah untuk dealing with themselves, dan beginilah cara saya :P .

LEGA DAN BAHAGIA DAN SEMOGA BISA BELAJAR, HOREHHH!!!!.

Kasih senyum ah sebagai penutup,


 

salah satu foto norak nih ^^, bonus tuh, wahahah.

nanti cerita2 lagi, orang2…

Mandhut si Drama Queen :P

Tentang Manda, Sehari-hari, Stress, Murka, Story, SengsaraMarch 11, 2008 9:38 am

saya sedang murka dan harus dikeluarkan kalo gak mau jadi penyakit.

jadi ya pemirsa sekalian :

1. laptop saya tercinta, si pavi, kena virus, virus kampungan bernama brontox. kirain itu doang, ternyata enggak dong, kena virus lain juga bernama s*rvices.exe. virus curang pelecehan yang mematikan laptop lo 10 menit sekali, atau saat lo berusaha mencari tahu bagaimana menghilangkan virus ini di google. EMOSI JIWA. virus ini membuat si pavi restart dengan paksa setiap 10 menit sekali. Rasanya saraf mata berkedut2 nahan marah dan gregetan karena gabisa ngerjain tugas dengan total. IH EMOSI apa siiiiihh…. siapa siiiiiihh yang bikin viruuuusss??? GAK ADA KERJAAN BANGEEETT!!! Sini orangnya bawa kemari biar gue gebug, gue injek kakinya, gue DUDUKIN, gue
olesin cabe di bibirnya, iket, kitik2 pinggang-leher-kaki-nya ampe kapalan, kebas, mati rasa, apalah itu. gue minumin hemav*ton greng ampe over dosis dalam keadaan terikat, biarin aja gak bisa menyalurkan birahi, senewen2 lo. RESE SIH JADI ORANG. DODOL, HARI GINI NYARi RIBUT MA GUE. AAAAAAAAAAAAAHHH KESEL….!!!

2. akibat virus itu gak bisa ngerjain tugas T-T. dq kambuh, pikiran menjadi terlalu jauh ke depan. BIARIN AJA. KALO AMPE GAK LULUS KULIAH SAYA ADA PLAN B KOK, jualan es doger, beibi! JADI MODEL DI BUTIK DEWI HUGHES! JADI SUKARELAWAN DI PAPUA! JADI BACKPACKERS!. wahahahahhhhaaa.. sebal. aaaargh.

3. kesal. dari kemaren banyak ketemu orang2 yang manner-nya jongkok dan cari enak sendiri. pengen marah, gabisa. pengen senyum, gak rela. ADOH, pengen kasih kartu nama John Robert Powers biar ga usa bikin kesel orang2 lagi.

4. MAU KETEMU SESEORANG AJA SUSAHNYA MINTA AMPUN (hah. finally mengatakannya dengan lega) ada aja halangannya -_-. T-T. Mana koneksi kosan lagi setan banget, sering error, chatting banyak terganggu. kabel LAN-nya kendor, suka copot sendiri, udah kayak fenomena poltergeist. aaaaaaaaaaaaahhh T-T emosi jiwaaaa’.

5. Sifat pelupa dan berantakannya lagi kumat parah. aaaaahhh…!!! gimana

doonnngg…. T-T. manajemen waktu buruk.

6. KURANG TIDUR.

7. SUKA LUPA MAKAN KARENA PANIK, jadi sering mual.

8. lagi perang dingin sama teman.
pengen ngejambak.

9. rambutnya jadi kering mampus dan tipisan,
efek konde waljinah. tidaaaakkk….. nebelinnya butuh waktu 5 tahun sejak rontok gara2 diet-tak-bijaksana dulu itu. menipis lagiii, tidaaakk T-T.

lega. udah ngomong. hehehehehe…..

yah yah, life must go on. bukannya pasrah gak melakukan apa2, tapi ketimbang sedih, mending mencari sisi lucunya, sembari dikit2 mencaritahu apa yang bisa dilakukan :) .

hari yang indah ya, pembaca sekalian.

Mandhut.

Tentang Manda, Thoughts, Friends, Sehari-hari, Stress, Sengsara, PengumumanJanuary 21, 2008 8:59 pm
Maaf akhir2 ini postingan sering roaming, tapi saya gak tahan lagi, saya pengen kasitau kalo saya : 
kangen tendang pinggul Darpit. kangen gegulingan di karpet kamar Darcil. kangen ngeledekin si Gendut. kangen makan bubur sama Kalkun. kangen ngegosip sama Matski. kangen mengasihani betis Nin-chan. kangen curhat sama Dendut. kangen meratapi nasib sama Ketan. kangen ngejailin Wolip. kangen denger cerita ajaib si Ila. kangen foto2-mempermalukan-diri sama Ogi. kangen dikatain geje sama Monchika. kangen jalan sama Fufun. kangen marahin Eka. kangen nyuruh-nyuruh Ito. kangen belajar sama Tara. kangen ngobrol gak penting sama Reyhan. kangen cekikikan sama Vicky. kangen denger ‘Manda, aku kangeen…. tidakkah dirimu kangen kepadaku…?’ dari Rindhu. kangen motoin anak-anak. kangen naik angkot ke kampus. kangen nangis karena liat hasil ujian. kangen kekonyolan akibat BS. bahkan saya bisa2nya kangen mengejek Bambisari (iya, ini nama orang, bukan nama rusa betina ato toko kue) yang notabene baru ngobrol total kurang dari 3 jam dalam waktu 2 hari, via Y!M pulak.

Ini baru pisah bentar, gimana kalo udah pada lulus, ya? 

 Manda yang terjebak di Jakarta.

Tentang Manda, Blog itSelf, Sehari-hari, Stress, PengumumanJanuary 4, 2008 6:36 pm

Panjang. soalnya lama gak nulis. isinya tentang kabar Manda selama ngilang dan pelajaran2 yang didapat. hohhohoho… bacalah kalau senggang, orang2!

updated tanggal 5 Jan 2008! ehehehehe. 

Halo teman-teman sekalian, apa kabarnya semuaaa??? ehehehehehhee….. 


 

Okey, first of all, saya mau minta maaf atas kepergian saya yang begitu lama dari dunia per-blog-an. Hueee maaf ya, Putri Amanda Bahraini dari dulu memang tipe hangat-hangat t*i ayam (semangat di awal2, lalu surut, lalu semangat lagi, lalu surut), saya juga ada kerjaan yang mendadak menyita banyak waktu dan energi. Saking hectic dan capeknya, sampe mau nulis-pun gak sempet. ehehehehehe……

niwei, moga2 gak terganggu dengan foto di atas, gue pake karena pas dengan momen maaf. wakakak. 

Sebelum kita lanjut ke postingan2 berikutnya, ada baiknya saya kasih dulu kabar2 singkat terbaru Mandhut!

1. Kalau kalian tanya, kemana aja si gendut-mesum-tukang-ngoceh ini ngilang gak bilang2, saya selama sebulanan lebih ini kerjanya ngatur pemotretan teman2 seangkatan IF ITB 2004. Pemotretan, Man??? Iye, pemotretan, cuy. Gaya gak tuh, temen2 seangkatan saya. hahaha.

 

Jadi ceritanya, saking solid-nya anak IF ITB 2004 (cih cuh, wahahaha) jadi kita rencananya mau bikin buku angkatan (semacam buku tahunan sekolah). Kebetulan, saya termasuk tim kreatifnya. Singkat cerita, saya berakhir dengan harus mengatur jadwal pemotretan 150an orang dalam target waktu 2-2.5 bulan. Dalam sehari saya ngehandle foto 4-6 orang dengan masing2 orang mengambil 100-an lebih take foto (untuk mencegah adanya hasil foto gelap, kabur, de el el) dan spot yang berbeda2 di area ITB. Untung kerjanya gak sendirian! wehehehe…!!!

Sekedar informasi tambahan, bisa dibilang gue ini termasuk anak salah jurusan. Minat gue di bidang art, tapi gue njeblosnya di dunia informatika. Gini deh kalo proses pencarian jati dirinya telat. wahahah. Jadi, begitu dapet kerjaan ini, gue menikmati sekali :D , even beberapa teman merasa bingung kenapa gue buang2 waktu mengerjakan hal yang gak sesuai dengan major gue. hoho.

2. Nah, demi pemotretan itu, gue mengorbankan waktu liburan Idul Adha dan Natal serta Tahun Baru kemaren. Beneran gak pulang, nyangkut di Bandung, ngejar target motret anak2 IF ITB 2004 yang urang Bandung (entah beneran karena itu atau cuma males pulang ke tempat Laba-Laba Ratu, gue gak komen deh). Rencananya liburan IDUNATABARU gue stay bandung, biar pas liburan semester gue bisa gantian sama anggota tim lain yang pada pulang pas libur 3 hari besar akhir des 2007 itu. Jadi target 3 bulan foto2 beres, bisa tercapai, hehehehe.

 

(taken from http://cj_whitehound.madasafish.com/) 

Semua proses itu baru berjalan 1/3-nya sampai akhirnya gue masuk UGD hari sabtu tanggal 30 Des 2007 dan terpaksa bedrest karena dinyatakan gejala tipes =D. Setelah tidur2an beberapa lama akibat tipes, akhirnya gue mulai bosan, tangan gue mulai gatal pengen nulis. Jadilah gue meramu postingan yang kalian baca ini. wahahaha. so say thanks to my thypus, everyoonneee…. hohohooohh… akhirnya blog gue hidup kembali.

Beberapa hasil foto, bisa dilihat di link ini. Hasil kerja tim dan model2 yang cukup membanggakan!!! =D

3. Selain ngerjain foto, 2 mingguan terakhir gue mulai tergila2 dengan facebook (iya, nik. gue tergila2, wahahahahhh). Sebenernya gue udah punya account FB dari 2 bulanan yang lalu, tapi gue baru tertarik eksplor setelah ngeliat si Darcil kok kayaknya asik banget dengan FB-nya. jadi ya, inilah saya sekarang. dengan bangganya memanggil diri sendiri maniak FB. Waktu 2 minggu udah cukup untuk ngebuat gue freak about FB. Sehari2 udah kayak invitation berjalan, ngasitau fitur2 dari beberapa aplikasi FB yang menurut saya menarik dan betapa FB itu masterpiece. hahahah..

Bahkan saat seorang teman memajang status "pengen loncat dari atas gedung" di Y!M (definitely not a serious thing. maklum pembaca, lagi musim UAS pas dia majang status itu) gue menanggapinya dengan :

"eh mendingan harapan lo dimasukkin ke Wishabi* aja, ato Live It Up*, seru tuh!" 

*aplikasi2 Facebook yang menawarkan fitur sharing hal2 yang diinginkan dalam hidup/sebelum mati 

hahahah. sama sekali tidak simpatik.

See? beginilah saya kalo lagi keasikan dengan sesuatu, ngeksplornya gak kira2. ahahahahaa. biasanya gak lama kok, nanti juga lama2 bosen, biarin aja. I’ll tell you more about my investigation on FB, next time. weheheheh. lengkap deh. :P

4. Remember postingan Cerita Cinta dari SMA? hehehehe. Setelah 5 tahun menanti2 yang gak pasti, setelah 5 tahun terperangkap dalam state, ‘gue harus cari kecengan baru, cinta baru, apapun itu. tapi gak bisa karena gak ada yang sebaik orang itu di mata gue’ and so on…. Akhirnya, pertengahan bulan OKtober 2007 lalu, gue memutuskan untuk menyudahi urusan ini dengan cara, memberitahu orang itu, semuanya. Dan sekarang lagi asik-asiknya merasakan kupu2 baru dalam perut. Enggak Fil, (Frilla Chacha, salah seorang teman yang suka ambigu), maksudnya bukan hamil, plis deh. Maksudnya, lagi naksir orang dan rasanya senang luar biasa!!!

5. Dunia Manda si Gempal semakin ramai karena kedatangan beberapa tokoh baru sebagai sahabat! horeee….!!!! Mereka banyak kasih masukan2 yang gue gak pernah dapet sebelumnya. Dan karena gue addicted untuk sesuatu bernama friendship, jadi ya ini sangat menyenangkan. heheheheheheeeee…….

6. Gue belon ambil Tugas Akhir, jadi ya belom pusing masalah gitu2an, hohoho… doakan bisa tahun ini ya, lancar gak ada apa2, amin.  

7. Akhir November 2007 yang lalu gue ikutan sebuah drama, kebetulan kebagian peran jadi anak kecil. ahahahahahhhh….  beneran tuh gue pake baby doll dan dikuncir dua dengan indahnya. cih cih. Gue sebenernya udah nyiapin liputan lengkap ampe pake link menu segala, tapi kurang sumber fotonya. Jadi ya, maafkan teman. =D.  Nyusul di postingan2 selanjutnya yaw! hehehehe…

 

sekian kabarnya, ntar diterusin  lagi lewat postingan selanjutnya!!

 

Manda. 

Tentang Manda, Thoughts, Sehari-hari, Love, StressNovember 15, 2007 10:03 am

(courtesy of www.jupiterimages.com

Akhir2 ini, ada orang yang selalu bikin gue merasa konyol. SANGAT KONYOL.
soalnya kalo dengan orang ini, gue tidak bisa bersikap biasa seperti ke orang2 lainnya, :

  1. Gue gak bisa bersikap ramah, jadi kalau papasan sama orang ini di jalan, tampang  gue datar-kaku (meski sebenernya mood gue lagi baik), kalau bisa pura2 gak  liat, lebih baik lagi kalo gak usa papasan sama sekali. Padahal seneng kalo  papasan. huuu.
  2. Gue gak bisa memulai pembicaraan, jadi ya diem2an aja kalo ketemu. Padahal sebenernya pengen ngobrol juga.
  3. Kalau terpaksa ngobrol sama orang ini (dia yang memulai pembicaraan), itupun  dengan respon seadanya dari gue, gak memandang mata, sekedar menjawab ‘iya- iya’ aja dan tersenyum kaku (itu udah usaha keras ya). Kalo terpaksa menjawab  dengan kalimat kompleks (ber S-P-O-K, kata penhubung, kata ganti dan teman2nya), pasti jawabannya ngaco karena gak bisa berpikir properly. Akhirnya, gue mengakhiri pembicaraan secepatnya dan kabur, sebelum  gue berbuat lebih bodoh lagi di depan orang ini.
  4. dan masih banyak kekonyolan lainnya.

Sebal. Rasanya pengen tereak, "JANGAN LEWAT2 DEKET GUE DEH! KALO ADA LO, GUE JADI MERASA SANGAT2 BODOH, DAN ITU RASANYA GAK ENAK!!!". Tapi jangankan tereak, nyapa aja gak bisa. tenggorokan keburu kering kalo ketemu ini orang. aaaaaaakkh. terpaksa misuh2 di belakang doang.

Paling berasa bodoh waktu orang ini bercanda2 narsis dengan mengatakan hal2 senada ‘Gue paling keren sedunia’. Bercandanya ke gue. GUE. gak ada orang lain yang bisa lo ajak becanda soal ini, ato gimana siiihhh???

Gini ya, orang lain bisa gue sikat habis dengan menunjukkan beberapa kekurangan dirinya, bercanda seperti biasa, berakhir dengan tertawa2. Nah orang ini? mau gue sikat abis, gak bisa karena, ya, menurut gue dia memang keren. Gak gue sikat habis, kok gak rela, ada orang yang bebas narsis di depan hidung gue (berasa berkewajiban menyadarkan kalau semua manusia itu sama). Akhirnya yang ada cuma ketawa garing (gak mengiyakan, gak menyangkal juga) lalu mengalihkan atau menyudahi pembicaraan. Karena topiknya terlalu berbahaya buat kerja jantung gue.

Oh ya Allah, tolong jangan ampe dia muji gue cantik, manis, mempesona, bikin kangen, bikin gemes atau yang lainnya. Gue bisa kena anemia di tempat. Terlalu lelah mengatur detak jantung dan sebagian besar darah udah keburu nguap di ubun-ubun.

……..

Tapi kalo dengan begitu bisa membakar lemak sekalian,
yaudah deh gapapa. hehehehe.

Sungguh menyebalkan mengetahui kalau ada orang yang bisa membuat lo sangat2 lemah dan bodoh. Yang lebih menyebalkan adalah karena mereka melakukannya tanpa sadar. Yang paling menyebalkan adalah karena lo gak bisa membalas dendam atau marah, karena mereka terlalu berharga bagi lo untuk diperlakukan seenaknya.

huh. konyol. sungguh konyol. hari gini kelakuan masih kayak anak ABG, memalukaaaaaaan…..!!!!!

Dan dari pengalaman ini, akhirnya gue menyadari kalau, manusia memang makhluk yang rumit ya, teman. Contohnya saya. hehehe……

Manda yang merasa konyol. 
Tentang Manda, Thoughts, Sehari-hari, Level Up!, StressNovember 9, 2007 9:32 pm

Sedang bete dan lagi pengen bener2 meracau. panjang, gue serius. barusan gue itung, panjangnya 7 halaman. jangan ganggu. yang ganggu gue doain alisnya ilang (dan muka lo jadi aneh) hush hush…


Duh duh, semingguan ini mood saya lagi bener2 jelek.

Gak, bukan karena dibilang ‘mesum’ kok (masih aja, wakakaks), bukan karena ‘M’ juga, tapi karena masalah lain. Masalah lama yang sebenernya gak kepengen saya pikirkan karena cuma bikin sedih, tapi entah kenapa kadang2 suka kepikiran terus berakhir dengan nangis bombay dhe.

Benci deh kalo lagi kayak gini.
Soalnya :

  1. Mbalikin mood gue ke kondisi ‘aku baik2 saja’ tuh susssaaah banget.
  2. Nangis bombay bikin kepala sakit dan mata bengkak, ada lingkaran hitam, persis panda. AARRGH.
  3. Bukan tipe multi-tasking, jadi kalo lagi banyak pikiran kayak gini pasti ada aja tugas2 yang terbengkalai. damn it. Lagi hepi aja tugas dibikin seenak jidat, apalagi lagi sedih. ah.
  4. Karena sesuatu dan lain hal, sedang berupaya gamau sering2 curhat ke orang lain dan menyelesaikan masalah sendiri. lumayan. Ada kemajuan. Tapi efeknya jadi lebih nyesek dari biasanya. Biasanya ada beban, dibagi-bagi ke orang biar kerasa lebih ringan, sekarang dibawa sendiri. uuhh.
  5. Kalo lagi sedih karena suatu masalah, biasanya masalah lain ikut2an nimbrung juga. dobel2 deh sedihnya.
Udah semingguan, mood tidak kunjung membaik juga, yang ada malah, makin mellow. Yang gue pikirin kebawa masuk ke mimpi, berhari-hari, jadi pas tidurpun gue gak berasa istirahat. Bahkan, 3 episode mimpi terakhir turut dibintangi oleh almarhum bokap gue, entah cuma figuran di salah satu scene, ngasi liat muka terus pergi, duduk diam di sebelah gue, ato datang membawa oleh2 buah anggur.

Yang kurang ajar, belum sempet makan anggur, ngejar atau ngobrol2 lebih lanjut di salah satu dari 3 mimpi tersebut, alarm hape keburu bunyi, saatnya bangun dan beraktivitas di dunia nyata. Ah sebal sebal. Karena sebal, jadinya melampiaskan kerinduan terhadap Bokap ke satu2nya temen sekampus yang berfisik agak mirip (badan iya, muka totally tidak, bokap gue lebih ganteng). Jadinya 3 harian ini, si temen gue ini dengan intens-nya gue jailin, gue ledek, gue caci-maki, gue ceritain macem2. Lumayan ngefek sih, agak terhibur. duh duh. Maaf ya teman, ngerepotin =(.

Niwei, biasanya gue cuma mimpi almarhum Bokap kalo lagi bener2 dalam keadaan down (artinya : gue lagi butuh pelarian). So yeah, gue sedang bener2 fragile saat ini.

—————————-


Secara ini kondisi terus berulang. gue capek juga. Kalo terus begini, lama2 gue bisa gila.

Gimana ya caranya biar gak keulang2 lagi, jadi setidaknya gue bisa menjalani hidup dengan damai dan fokus kayak orang lain? :(

Akhirnya, untuk menemukan jawaban dari pertanyaan itu, gue mulai berintrospeksi diri :

Sebenernya kondisi ini keulang gara2 apa?

Gara2 teringat suatu masalah berat, terus biasanya masalah2 lain (lama maupun baru) ikut2an dateng dan meramaikan suasana.

Masalah apa aja?

Ya itu deh, terus itu, yang waktu itu juga. Ada yang emang dari jaman jebot (lama), ada yang baru2 ini. (males cerita, banyak dan ngerepotin, lagian inti postingannya bukan apa masalah gue, tapi gimana menyiasati permasalahan yang ada)

Rasanya gimana?

Rasanya, sedih, sakit, dendam, apalagi kalo keinget yang dulu2 dan pengaruhnya ke gue sekarang. hiih.

Efeknya apa?

Udah dijelasin di atas. Tapi yang terparah sih mau bunuh diri, pernah tuh, duluuuuu banget waktu masih jaman2 ABG, tapi kalo nginget disana lebih menderita lagi, langsung mengurungkan niat bulad2. Gak rela gue mati bunuh diri, gue belum mencapai impian2 gue, matinya gak enak, bikin kosan jadi berhantu (kasian sila, iprit, dkk), begitu nyampe disana disiksa juga. Menderita dunia-akhirat? gak, makasih. Saya diem2 disini aja sampe waktu saya beneran tiba, menderita-pun saya jalanin, Insyaallah masih ada harapan di akhirat.

Masalah dan kenangan buruk, itu ibarat luka di badan. Kalo lukanya masih berasa sakit dan bikin nangis, berarti masih belum sembuh benar. Biar sembuh dan gak sakit2 lagi, lukanya mesti dibersihkan pake antiseptik, dikasih obat, ditutup pake tensoplast, tunggu hingga mengering. Begitu juga dengan masalah dan kenangan buruk, kalo masih bikin nangis, ya berarti, entah lo yang belum bisa menerima kenyataan atau memang masalahnya gak pernah menemukan solusi yang terbaik. Sudahkah lo menyelesaikan masalah lo dengan baik?
Seorang teman pernah bilang, gue tipe orang yang lari dari masalah. Dia bilang, gue suka pura2 gatau apa2, suka pura2 everything-just-fine, padahal di dalemnya mendem, cuma nyakitin diri sendiri, bikin apa2 jadi gak nyaman sendiri dan orang kayak gitu dipastikan bakal cepet mati (sial. eksplisit amat). Gue akuin, ya, kadang gue memang bersikap begitu. Ada beberapa masalah yang bisa dengan mudah gue selesaikan, ada beberapa yang memang gak kepingin gue pikirkan karena cuma bikin makan ati dan pusing.
Namun, sebanyak apapun gue memikirkan, gue gak bisa menemukan solusi buat diri gue sendiri. Kepala udah sakit, hati udah ancur lebur, masalahnya tetep ada disana, sedangkan gue butuh njalanin hidup, dunia gue bukan cuma masalah ini doang. Akhirnya, ibarat luka, gue cari jalan pintas, bukannya gue obatin supaya sembuh benar, gue tutupin luka itu pake lakban coklat rapat2, paling gak, jangan sampe luka ini kemasukan kuman, jangan sampe bikin gue dan orang lain miris liatnya. Tapi yang namanya luka, ditutup dari luar bukan berarti gak membusuk di dalem, dan gue gak bisa buat apa2 untuk itu. Bukannya gak kepengen diobatin, hanya saja gue gak bisa nemu obatnya.

Bukan gak bisa nemu solusi, tapi lo terlalu takut buat menggali masalah lo sendiri. Bener kan?

….gak bisa jawab dengan ‘mungkin’, karena dalam hal ini jawaban ‘mungkin’ itu brengsek. gak bisa jawab ‘enggak’ juga. jadi jawabannya iya.

Kenapa takut?

Kalo masalahnya berkaitan dengan orang yang gue anggap penting, umumnya gue takut kehilangan, jadi memilih selesaikan cepat2 dengan mengalah. Kalo berkaitan dengan diri sendiri, gue takut salah ambil keputusan, gue gak percaya sama intuisi gue sendiri, akhirnya memilih let it flow.

Bukannya lo tahu kalau people DO come and go, dan lo harusnya udah terbiasa dengan itu? Apapun yang lo lakukan untuk mempertahankan mereka di sisi lo, kalau nasibnya memang bukan bersama lo, kalo mereka emang gak sesayang itu sama lo, mereka tetap akan pergi, kan?. Dan semua yang lo lakukan jadi sia2. Gue rasa, kalo ada yang PENTING BANGET untuk lo takutkan, bukannya kehilangan orang lain, tapi kehilangan jati diri lo sendiri. Kalo lo terus2an menempatkan diri lo di tempat yang gak sepantasnya, terus2an gak yakin dengan diri sendiri, lo akan terus terombang-ambing. Dan tau2, yang namanya Putri Amanda Bahraini udah gak eksis lagi di dunia ini. Yang ada cuma cewek gendut-hopeless ngaku2 bernama Putri Amanda Bahraini, disuruh ini mau, dibilang itu nurut, diancem dikit langsung takut, ada masalah ngindar. LO TAU BANGET SEHARUSNYA KUALITAS LO GAK SERENDAH ITU! NISTA BANGET LO KALO SAMPE JADI KAYAK GITU! MAU LO?!
gak mau lah… gila apa. gue pengen punya hidup sendiri, pengen bisa ngelindungin orang yang gue sayang, pengen berguna buat lingkungan sekitar, pengen ngewujudin apa yang gue impikan.

Kalo gitu mulailah dari mencintai diri sendiri! Lo bisa nemuin kelebihan orang lain bahkan yang orang itu sendiri gak sadar. Lo bisa menyayangi orang lain, padahal buruknya gak ketulungan. Lo bisa membuat orang berasa tenang dan nyaman, kembali nemuin kepercayaan diri mereka yang sempet hilang. Lo bisa meyakinkan orang untuk tetap mencintai diri mereka sendiri, separah apapun masalah yang mereka hadapi. Masa lo gak bisa lakukan itu untuk diri lo sendiri?

Iya juga, ya. hooo. dipikir2, kayaknya introspeksi diri ini salah satu proses deh. Soalnya sembari ngebayangin, kalo ada orang bermasalah sama persis kayak yang gue alami, terus datang ke gue minta pendapat, apa yang akan gue katakan, ya?. Yah beginilah biasanya gue menenangkan orang.

Jadi? udah tahu kelebihan dan kekurangan diri sendiri? gue tau banget lo narsis.

udah…

apa?

kalo disebutin satu2, malu. ntar bikin eneg yang baca. cukup2.

Tuh kan, kalo nyebutin kelebihan dan kekurangan diri sendiri aja malu, gimana mau mencintai diri sendiri?
oh please deh. harus ya?

Harus. Biar kalo sedih lagi, tinggal baca postingan ini dan inget apa aja yang udah dipikirin dulu2, jadi gak terjebak masalah yang sama. Lo tipe2 ‘terlanjur basah nyebur sekalian’, kalo dipajang disini, lo gak akan bisa berkutik lagi dan selamanya akan mengikuti apa yang udah lo katakan sendiri dan orang lainpun terlanjur tahu. Cuekin apa yang orang lain mau pikirkan soal lo. Kalo emang pada dasarnya narsis, yaudah, buat apa juga ditutup2in. Just do it. ini kan blog lo, lo yang punya kuasa disini. buat apa bikin blog kalo malu dibaca orang. tulis aja di buku harian yang bisa disimpen di laci kamar.

heeeh..justru bikin blog karena buku harian gak dibaca orang, gak bisa bagi2 pemikiran…
OKE DEEEH…. (merasa tertantang) sini lo semua, liat sini, denger ya.
Kelebihan saya :
peacelover, peacemaker, kreatif, suka introspeksi, humoris, cerdas (ya, sejak kecil, jauh dalam hati gue mencap diri sendiri cerdas, even jarang digunakan dengan baik), tahu gimana caranya bikin orang ketawa (kalo gak ketawa, berarti dia bukan orang, atau mungkin gue sedang tidak enak badan :P ), suka banget liat orang lain ketawa, penganut Golden Rules, punya sense of art yang lumayan, penyayang, perhatian, bisa melihat masalah dari berbagai sisi pandang, bisa menempatkan diri di posisi orang lain, peka, tahu bagaimana cara bersenang2 (heran, hari gini masih aja ada orang yang gak tau kalo mie instant itu paling enak kalo dicampur kornet dan sedikit mentega), suara lumayan (seriosa), gambar lumayan, tampang lumayan, seksi (oh iya, jangan tertipu lemak, teman. haha.), gak suka manfaatin orang, ceria, makhluk survivor kayak kecoa (sekeras apapun lingkungan, saya akan bertahan, even nangis2 dulu), setia, senang mengambil pelajaran dari kejadian2 macam ini, jago cerita (dari sejak SMA tepatnya, nyadar begitu selalu diminta nyeritain isi buku biologi dan sejarah sama temen gue setiap mau ulangan 2 mata pelajaran itu).
Kekurangan :

Susah konsen, males mikir, tidak pintar, tidak rajin, pemalu, suka menunda2, clumsy, suka iri, pelupa, asal, bawel, boros, moody, keras kepala (terutama soal kritik), pendendam (intinya adalah, gue gak pernah memaafkan kesalahan orang sepenuhnya, apalagi kalo nyakitin gue dengan sengaja, I just can’t. pasti gue inget mpe kapanpun), sombong, jahil, mesum, ketawanya kampungan, gak bisa menyembunyikan ketidaksukaan (pasti tergambar dari ekspresi muka), suka jahat sama orang seenak jidat (khusus untuk yang gak dikenal/deket = boleh dijahatin), suka ngilfilin, suka-memberi-tapi-ngarep-balasan (maap. lagi berlatih gak usah ngasi kalo orang yang dikasih tampak gak bisa membalas), takut nyakitin perasaan orang, mellow, drama-queen, bosenan (semangat di awal doang), suka lari dari masalah, cuek soal penampilan (lo semua harus liat tampilan gue jaman SD-SMP), susah banget bilang ‘enggak’ (percayalah, kalo gue menolak sesuatu saat ini, itu hasil perjuangan panjang di masa lalu, dan habis itu pasti gue merasa bersalah), gak tega-an, lemah terhadap pujian maupun kritikan, cengeng, suka sok pahlawan, suka demam panggung, naif.

Nah sekarang, kalo misal lo ketemu orang dengan kelebihan dan kekurangan sama persis seperti yang lo gambarkan di atas, kira2 lo bakal sayang gak sama orang itu?

sayang. Sophisticated, sombong, malu2in, dari luarnya terlihat kuat, tapi sebenernya lemah. Terlalu sweet untuk dibenci :D . ahahahahah.

Apa lo akan menuntut dia untuk merubah dirinya?

Selama emang baik untuk dia dan dia melakukannya tanpa terpaksa, gue akan sangat mendukung.

Apa yang harus dia lakukan kalau dia kehilangan orang yang dia sayangi?

Berusaha caritau kenapa dia ditinggal, minta maaflah kalo memang udah berbuat salah, diemin aja kalo emang berasa gak salah. Inget, People DO come and go. Lo bukan Tuhan dan gak bisa atur2 orang sesuka lo, begitu juga dengan orang lain. Kalau dia memang gak nyaman sama lo, yasudah dadah-babay. At least lo sudah belajar sesuatu hal. Sedih memang, tapi yaudahlah, jalanin aja, paling begitu sadar tau2 udah lupa dan udah ada gantinya. Pernah terjadi dan gak cuma sekali, kan?.

Apa yang harus dia lakukan kalau dia mulai gak yakin terhadap diri sendiri?

baca postingan ini, lagi dan lagi.

Sekarang katakan semua yang lo pikirkan itu pada diri lo sendiri, dan belajarlah mencintai diri lo apa adanya! lalu mulailah selesaikan masalah lo dengan baik, jadi gak usah sedih2 berkepanjangan lagi besok2!!!

hehe. Insyaallah…

————————–

believe it or not. gue berasa lebih baik.

Dipikir2 gue kayak orang gila ngobrol ma diri sendiri kayak gini
(sebenernya agak mirip bulletin board FS gak c?). Tapi berhubung gak ada yang bisa meyakinkan gue sebaik diri gue sendiri (bukannya ngeremehin kemampuan sahabat2 gue ya, tapi memang harus gue yang selesaikan), berhubung di kepala beneran terjadi dialog seperti itu, dan salah satu syarat gue bisa berpikir lebih fokus adalah dengan menulis (entah kenapa kalo nulis berasa harus sampe beres), ya sudah gue lakukan aja.

Gue selalu merasa temen2 gue aneh,
tapi sebenernya gak ada yang lebih aneh dari gue. Entah kerasukan apa sampe bisa ngobrol ma diri sendiri kayak gini -_-#

Well, semoga racauan yang ini sedikit banyak ngasih masukan ke pembaca (kalo ada yang kuat baca, hahaha). Intinya adalah, Cintailah Diri Anda Sendiri! Ternyata ngaruhnya gede banget, teman! *baru sadar*. Kalo mengalami krisis percaya diri, coba deh bertanya pada diri sendiri kayak di atas deh, moga2 ngaruh ke saya, ngaruh juga ke kalian :D . huhu.

Mandhut.
Tentang Manda, Budaya, Thoughts, Sehari-hari, Level Up!, StressOctober 18, 2007 3:52 pm

It’s a girl thing. Tapi kalo cowok mau baca ya gapapa…..

 

Selama 21 tahun 2 bulan hidupnya, akhirnya Putri Amanda Bahraini mulai mengerti arti kalimat ‘jadi cewek itu gak gampang’.

Sebelumnya, gue udah sering mendengar kalimat itu dari media atau obrolan ringan sehari2, tapi gue selalu menganggap mereka semua drama queen alias melebih2kan keadaan.

Tadinya gue mikir begitu, tapi karena sesuatu hal, sekarang gue sadar kalimat itu ada benernya juga. Dasar guenya aja yang telat puber dan dari dulu agak2 males menganalisis lingkungan sekitar, makanya gak pernah cukup sadar jadi perempuan itu gak gampang.

———————

Heeehhh…. sebenernya ada apa sih?

Sebelum kita masuk ke topik utama, gue mesti jelasin dulu awal dari semua ini.

Jadi gini loh pembaca, entah kenapa sejak gue menyandang gelar 21 tahun pada tanggal 15 Agustus yang lalu, gue mulai memaksa diri untuk berpikir tentang masa depan dan diri gue sendiri lebin intens dari sebelumnya.

Bukannya sebelumnya gue gak mikirin sih, mikirin juga. Bedanya sekarang dipikirin lebih sereus dari sebelumnya aja. Yah gimana dong teman, gue udah tingkat 4, sebentar lagi gue udah harus terjun ke masyarakat.

Di dalam kepala gue, ‘terjun ke masyarakat’ berarti, gue udah harus bisa berdiri di atas kaki sendiri, udah harus mengenal diri sendiri dengan sangat baik, udah harus jelas mau dibawa kemana hidup gue ini (career woman, housewife, or both? spinster or married? hahaha), udah harus bisa mengatasi sifat2 buruk (malas, keras kepala, drama queen), udah harus menumbuhkan sifat2 baik, udah harus mulai sereus mikirin soal JODOH (aaarrgh.. dipikir2 sebenernya perjodohan itu easy-way-out loh), udah harus tau bisa membedakan ‘yang dibutuhkan’ dengan ‘yang diinginkan’, udah gak boleh bergerak berdasar emosi semata dan masih banyak lagi.

Mungkin gue terdengar ribet banget. Tapi, gue udah kenyang berurusan sama orang-dewasa-yang-cuma-dewasa- di-umur-aja-dan-gak-bisa-dibilangin-karena-udah-terlalu-bangkot -untuk-introspeksi-diri, beneran udah sepet, eneg, muak, apalah itu. Kalau ada yang bisa gue lakukan saat ini, adalah berusaha keras dan berharap gue bisa memberi kesan yang lebih baik di masa depan nanti.

 

Kalau memang bertambahnya umur cenderung membuat manusia lebih angkuh untuk mau berintrospeksi, gue akan memastikan gue dibekali dengan baik di masa muda gue. Supaya kalau gue lupa hal ini suatu hari nanti di masa tua gue, gue sudah memiliki hal2 yang memang harus dimiliki orang dewasa seutuhnya, jadi gak nyusahin orang lain!!!. huh.

Heh…. gue jadi emosi jiwa. Yah pokoknya begitu, intinya ini masalah besar buat gue.

Banyak hal yang gue pikirkan soal ini. Untuk memfokuskan masalah, semua pertimbangan dimulai dari tujuan hidup gue dan segala hal yang bisa membantu gue mencapainya. Gue membaginya menjadi 6 faktor, mulai dari kesehatan, keuangan, relationship, psikologi, skill dan impression. Mungkin akan ada tambahan ke depannya, tapi so far, itu dulu.

———————-

Nah sekarang kita masuk ke topik utama postingan,

Dari 6 faktor yang gue berikan, gue sempet agak2 mentog soal impression.

…..

Jujur ya teman, sepanjang hidup, gue gak pernah peduli apa yang orang lain pikirkan soal gue dan tampilan gue. Gue gak pernah dandan, gue berdiet kalau udah sesak napas karena baju kesempitan, gue memakai apa yang gue anggap nyaman, gue melakukan apa yang gue suka. Selama gue gak nyusahin orang, then everything doing just fine. Tapi, gara2 sesuatu hal (kapan2 gue ceritakan) gue mulai menyadari bahwa, impression itu penting, in fact, impression juga membantu lo mencapai tujuan hidup lo. Tanggung jawab diberikan pada orang2 dengan skill dan impression yang baik, bukan? ;P

Duh jangan diketawain dong, tiap orang kan punya prosesnya masing2, kalo gue baru nyadar sekarang gapapa kan, ketimbang enggak sama sekali.

Ngomong soal impression berarti ngomong soal behaviour dan penampilan. Untuk berkembang, means ada yang harus dipertahankan dan dirubah kan?. Jadi gue mulai berpikir soal kesan yang udah gue berikan selama ini dan apakah yang harus gue perbaiki.

Kalo udah ditanya soal behaviour dan penampilan, rata2 temen gue bilang Manda itu : lucu, kayak anak kecil, childish, ngegemesin, imut, empuk, minta dipeluk, minta dicubit, santai, enak buat tidur2an, bikin ketawa, gendut, gayanya tomboy, enak dibuat curhat, nyaman, hangat, ngangenin. Eh ini dikumpulin dari yang pernah orang lain omongin ke gue ya, jadi jangan pada berisik deh. Dari semua yang gue tangkap, gue menyimpulkan sebagian menganggap gue adik kecil yang tampilannya mirip bakpau daging dan bikin hati senang. Sebagian lagi menganggap gue ibu yang bisa dijadikan pelarian, pahanya empuk bisa buat tidur2an dan bikin hati tenang.

Senang dan tenang. What an Impression…

Jadi gak ada yang anggep gue wanita dewasa ber-sex appeal? Jadi kalau gue begini terus, yang deketin gue maybe cuma orang2 fedofil atau mother-complex?

UH-OH, GAMAAAAAAUUUU!!!! (tanpa bermaksud menghina teman2 sekalian, sungguh ini cuma bagian dari drama quenn saja)

Well, gue seneng dianggap seperti itu. Tapi gue pengen sedikit menambahkan kesan dewasa dan bersahaja, berkarisma apalah itu, lagian dipikir bosen juga gak berubah2 dari dulu ampe sekarang. Gak ada salahnya mencoba, sekalian biar lebih cocok sama umur kan :P .

Jadi, tanpa melupakan identitas diri, gue mulai menimbang2 jenis2 pakaian yang bisa dipakai dan tidak (termasuk kecocokan dengan bentuk badan yang tambun ini), model rambut, apakah perlu mewarnai rambut atau tidak, diet yang tepat seperti apa, mau turun sampe berapa kilo, olahraga yg tepat buat gue dan yang terakhir, perawatan dan dandanan yang tepat. Saya juga harus mengatur budget untuk memenuhi itu semua dan masih banyak lagi.

Satu kata untuk menggambarkan itu semua, ribet. Apalagi soal perawatan dan dandan.

Dulu, saya menganggap adik sepupu genit yang sejak kelas 5 SD sudah mengumpulkan uang jajan untuk membeli lipstik dan maskara, sangat2 gak penting. Saya tambah eneg saat dia udah mengeluh soal selulit waktu kelas 2 SMP dan memakai korset ke sekolah (she really did). Tapi sekarang saya agak kagum sama dia. At least dia sudah memikirkannya. Saya bener2 angkat topi buat perempuan2 yang bisa mengatur itu semua sejak usia dini. Yang tahu pakaian dan model rambut apa yang cocok untuk mereka, tahu jenis kulit mereka, tahu bagaimana berdandan untuk segala suasana.

 

Mungkin ada beberapa wanita yang kelewat genit soal dandan, tapi tetep aja ya, itu gak gampang, cing!. baik merencanakan atau menjalaninya. butuh pengalaman dan wawasan luas. butuh kesabaran. butuh kemauan. butuh daya analisis luar biasa.

Contohnya gini deh, kemaren gue sama darpit keliyengan mikirin alat2 kosmetik yang must-have. Gue melakukan survey di majalah2 wanita yang me-review beberapa produk kosmetik dan cara2 bermake-up. Ada bermacam jenis kosmetik, gue udah tahu benda2 ini dari kapan tau, sering buka2 kotak kosmetik nyokap waktu kecil, tapi gak pernah niat make, abis bingung. Karena gak pernah belajar, gue baru sadar kalo jenisnya banyak banget yak, ternyata mascara ternyata ada yang bening, foundation juga ada yang creamy, ada yang matte, dan concealer ada beberapa tingkatan warna. Mereknya juga macem2, harganya apalagi, bikin seret tenggorokan. Tapi kalo belinya merk abal-abal yang ada ntar kulit jadi blentongan. Jadi ya mesti pinter2 memilah2 mana yang bener2 perlu dan enggak, mana yang gampang dikombinasikan dan mana yang tidak, mana yang cocok buat kulit kita dan mana yang enggak, gimana cara taunya kalo gak pernah dicoba???!!!. Makenya juga gak gampaaaaaaaaaaangg!!! ada dandanan resmi, semi resmi, non resmi, natural, dan lain lain. Salah sedikit, menor sedikit, lo langsung mirip Ade Juwita! (berlebihan) Ibarat melukis, dandan juga butuh sense of art!!!

Urusan ini beneran ngabisin waktu dan uang yak. aaaahhh…..kalo artis enak punya make up artist dan stylist sendiri, tinggal lempar duit, duduk diem manis, semua selese, ada yang sponsorin pula. Lah gue????!!! (desperate)

Gue gak tau emang guenya yang kelaenan ato gimana, tapi gue eneg banget pas tahu begitu banyak yang mesti dipikirin untuk urusan dandan dan perawatan doang. Sementara ini, gue berkutat pada perawatan yang perlu2 dulu aja deh, yang poles2 sembari jalan aja. gak usah ngikutin semuanya bener2, nemuin selah sendiri aja. belajar dikit2. huh.

Mungkin ada perempuan yang menganggap kesulitan terbesar menjadi perempuan adalah karena harus mengalami menstruasi sebulan sekali, harus mengandung 9 bulan dan masih banyak lagi. Well for me, jadi perempuan itu susah karena harus merawat diri dan perawatannya gak gampang!!! Ini pilihan sih, gue bisa aja gak melakukan itu semua dan hidup seenaknya, tapi saya juga gamau jadi perempuan jadi2an yang diragukan apakah dia perempuan atau bukan, jadi ya mari bertindak selayaknya perempuan, demi untuk impression yang baik ToT.

Untuk pertama kali dalam hidup gue merindukan kehadiran bencong di samping gue. Mereka pasti tahu banyak soal ini, dan paling gak bisa menjadi tempat gue bertanya serta mengadu. hiks hiks… bencoong….

 

duh gue pengen asisten bencong… (mulai ngaco)

apa gue aja operasi kelamin aja, jadi kan gak perlu mikirin beginian… (tambah ngaco)

Jadi cewek itu gak gampang…!!!!

Jadi hargailah wanita2 di sekitar kalian!. Selaen karena mereka yang akan melahirkan dan merawat generasi penerus kalian, butuh banyak pengorbanan dan observasi untuk menjadi ‘indah’ seperti yang kalian lihat sekarang!!!

Udah ah, capek ngemeng. Ohya, nampak ‘proyek terjun ke masyarakat’ ini bakal banyak menyita waktu dan menghasilkan postingan2 di Racauan Manda, sabar2 aja ya orang2! :D .

Manda yang puyeng.