ini postingan bukan dibuat atas nama permainan ‘tag-tag-an antar blogger’ sih, cuman entah kenapa tiba2 kepengen menuliskan momen2 dimana saya merasa serba salah.
wahahahah. udah gendut, iseng pula, mau jadi apa kalo udah besaaaaaar???!!! *besar secara konotasi ya*
biarin. iseng itu awal sukses, kok >:P. *halah*
udah ah. yuk dimulai….
Pernahkah anda merasa begini :
- Anda baru memasuki lift, dan terjadilah hal2 berikut ini : (1) gara2 anda lift yang tadinya cukup untuk 5-6 orang jadi cuma bisa untuk 4 orang. (2) tiba2 ada satu orang lagi (ramping) berlari memasuki lift, terlihat buru2, mungkin telat kuliah, tapi alarm-lift-sialan-tanda-lift-kelebihan-bobot pun berbunyi. Dan alarm itu (sialnya) mulai membuat orang2 lain yang juga ingin masuk lift mengurungkan niat, terdiam di luar lift. beberapa diantaranya mengeluh tertahan ‘aaahhh kok gak bisa sih, kan itu lift isinya baru 4 orang…’ (3)anda dan semua orang yang ada disana mulai menyadari ini salah siapa, agak sedikit malu, tapi males keluar dan naik tangga. masih berprinsip first come-first serve. (4) anda berharap ada yang mencairkan suasana dengan mengatakan ‘gara2 lo sih, duuutt…’ or anything, apa ajalah, ngusir saya keluar lift juga gapapa, yang penting jangan pada diem, tetapi oh tetapi, gak ada yang berani ngomong karena semua orang dalam scene itu adalah adik kelas anda, yang notabene agak segan sama kakak kelas.
- Anda sedang meledek seorang teman wanita bahwa dadanya kecil (maaf loh, gak maksud ngehina, cuma mengingatkan bahwa seleksi alam itu eksis). anda berharap dia melawan balik, supaya bisa berargumen, bersenda gurau, tapi dia cuma menjawab ‘iya, emang dada gue kecil’ dengan suara dan tampang datar. anda ledek2 dia berkali2, dia tetep menjawab lempeng, sampe akhirnya anda merasa gak enak sendiri dan ingin berkata menghibur ‘gak kali, gue becandaaa.. maafin yaah… dada gue aja yang kegedeaaann…’ tapi anda urungkan karena itu MENJIJIKKAAANNN…
- Anda sedang berjalan bersama seorang teman ke suatu pusat perbelanjaan. Anda dan teman anda sedang melihat2 beberapa pernak pernik di sebuah toko ayo-beli-semua-cuma-xx-ribu (lupa nyong, sori). Tiba2 teman anda hilang, anda binun, mencari2 dan menemukan teman anda di suatu lorong bertuliskan ’stationery’ yang kebetulan sedang sepi pengunjung. Anda mengendap diam2 dari belakang, bermaksud mengagetinya, tapi saat anda sampai pada jarak 1 meter, tiba2 ada bau2 tidak sedap, anda pening, teman anda seketika menengok, mukanya memucat saat menyadari keberadaan anda (entah karena menyadari keberadaan saya aja, atau melihat ekspresi saya). Anda diam saja, binun harus berkata apa, dia juga begitu. Beberapa detik kemudian dia permisi ke belakang, mau pipis, katanya.
- Anda sedang mengikuti kegiatan belajar-mengajar geografi-ceriaaa *uwek, saya benci geografi* di kelas dan menyadari kalau alis guru geografi anda CUMA SATU. Nampaknya si ibu2 geografi mencukur habis alisnya atas nama kecantikan dan terpaksa menggantungkan sepanjang hidupnya pada pensil alis, mengaplikasikannya setiap beliau beraktivitas di luar rumah. tapi hari ini dia lalai, alisnya CUMA DIBUAT SEBELAH, SEBELAHNYA LAGI ENGGAK. Anda ketawa ketiwi kecil, binun gimana ngeresponnya, akhirnya anda colek2 teman kiri dan teman kanan yang sedang sereus membaca buku teks geografi, memberitahukan penemuan anda (no wonder cuma gue yang nyadar, yang lain baca ngadep buku, gue sih enggak. eneg baca buku geografi). Akhirnya, gara2 anda, berita itu menyebar ke seantero kelas, dan semua anak berusaha menahan tawa (sampai disini, anda agak merasa berdosa). Ampe akhir pelajaran, tetep aja gak ada yang tega ngebilangin, semua berpendapat, ‘ah udahlah, ntar juga di ruang guru ada sesama guru yang akan ngebilangin….’.
itulah beberapa dari momen2 serba salah saya yang gak ada bagus2nya. wahahahah. kalian punya cerita juga?
Mandhut.




hahahaha…
bikin ketawa aja lu mand..
Comment by depe — April 11, 2008 @ 4:24 am
rikues dong beibi.
momen-momen di mana anda tiba-tiba merasa BODOH.
kaya lu pas dengan pedenya
“quenn kok bener. queen itu di silverqueen.”
sampe membuat saya ngecek kamus dan meralat kembali
“yang bener queen hani.”
Comment by Tania — April 11, 2008 @ 10:22 am
kaya pernah denger ceritanya.
Comment by arhcamt — April 11, 2008 @ 3:45 pm