Waktu menunjukkan pukul 3.30 pagi, tapi ada sesuatu yang SANGAT mengganjal di hati, jadi daripada gue gak tidur2 padahal besok mau ketemu dosen pagi2, mending gue omongin disini.
oh ini panjang, teman. jadi ya, jangan ngomel kalo capek. ahahaha.
Beberapa bulan ini gue sedikit mengalami masalah dengan identitas dan kepercayaan diri.
Karena sesuatu hal, gue bener2 dipenuhi oleh pikiran2 negatif tentang diri gue sendiri. Gue gak bisa menganggap gue sama pentingnya dengan orang lain di sekitar gue. Gue gak merasa bangga dengan apa yang ada di gue. Gue merasa semua pendapat gue itu salah. Di atas semuanya, gue benci karena gue gak berani menjadi diri gue sendiri.
Gue merasa gue gak pantes untuk sekedar merengek meminta bantuan moril pada ’sahabat2′ gue, besides, siapa sih gue? apa bener ada yang akan mengabulkan permohonan gue?
So, gue hanya menyimpan semua ini sendiri selama berbulan2, berusaha sebisa mungkin tegar, berpura2 gak memikirkan masalah ini. But i just can’t, rasanya bener2 pengen nangis dan bertereak kenceng2, tapi mengurungkan niat karena takut orang2 sekitar hanya akan bereaksi buruk dengan tangisan dan rengekan gue.
….ya saya tahu saya baru saja menceritakan sesuatu yang bener2 freak. tapi yah, begitulah yang gue rasakan dan takutkan selama berbulan2.
Tapi, akhirnya, perlahan2 gue mulai bisa mengubah cara pandang gue akan diri gue dan orang2 sekitar gue, menjadi lebih baik dari sebelumnya. Dan, gue hanya ingin berterimakasih pada orang2 yang :
[1]. selalu ngotot untuk menemani gue tidur kala menyadari bahwa mata gue bengkak (yang selalu gue tutupi dengan alasan, ‘flu’ atau ‘kecapean’).
[2]. yang waktu di malam gue demam + nyeri perut, rela nganterin gue ke UGD RS X, dan masih mau ngeladenin dengan sabar saat gue gak puas dengan diagnosa dokter RS X, masih rela nganterin gue buat ngecek sekali lagi ke UGD RS Y.
[3]. membelikan gue bakpau daging saat gue masuk UGD, dan saat gue larang, berkata "yang mau makan itu gue Man, masa gak boleh?". Dan bener aja, balik2 bawa bakpau daging buat gue juga. dasar. huee.
[4]. keukeuh menjadikan Bubur Ayam Ta Wan sebagai pilihan tempat dinner of the day, hanya karena gue suka banget bubur disana (karena termasuk nampol dan murce) dan gue dicurigai gejala tipes (jadi bubur adalah pilihan sangat tepat). Padahal, gue tau banget ini orang lagi tergila2 sama sushi dan udah termimpi2 mau makan sushi.
[5]. langsung bergegas mendatangi gue saat gue hampir pingsan karena gak kuat menjalani proses pengambilan darah di laboratorium RS Y (waktu itu lagi mau tes darah untuk tahu gue beneran gejala tipes apa bukan, susternya kebingungan, nyari nadi gue gak bisa2, jadi ditusuk berkali2 deh pake jarum suntik, ampe gue capek nahan sakit dan akhirnya matapun berkunang2). Untung gakjadi pingsan. kalo kejadian, yang ngangkat sapa coba?
[5]. Membelikan gue jeruk dan mengantarkannya ke kosan waktu gue sakit. Niwei, itu gift kan ya? bukan nitip?
[6]. Setia mengsms gue selama malem tahun baru, menceritakan bagaimana suasana pesta tahun baru IF 2004, hanya karena tahu bahwa gue bete abis2an, malem tahun baru mesti ngendon di kosan karena gejala tipes. Makasih juga yang sengaja ngendon di kosan mesum bersama pacar, cuma karena tahu gue sendirian di kosan
. maaf gue nyusahiin.
[7]. bertanya dengan tulus, "Man, lu mau kemana lagi, gue anterin deh…". Dan masih keukeuh bertanya, even gue bilang gue gak mau kemana2 lagi setelah seharean maraton nomat di 21 Ciwalk (2 pelm aja sih) + muterin BEC. Terimakasih atas penalaran anda yang tajam perihal sifat gue yang suka gak enakan sama orang dan sebenernya, iyaaaa…. gue masih mau ngobrol banyak malem itu (huhuuu…. =D).
Sayang, abis itu lo kebelet, jadi harus cepet balik ke kosan gue untuk pinjem kamar mandi. Yang mana, harus cepet balik ke kosan lo juga sesudahnya, karena dadakan ada janji kencan via Y!M. WAKAKAKAK….!!
Tapi bener deh, gue gak pernah beneran tulus ditanya apa mau gue sebenernya (setidaknya gue gak pernah merasakan ketulusan sedalam itu selama ini) dan ditebak dengan tepat tanpa gue merasa dipojokkan. Secara gak langsung memberitahu gue kalo selama ini, gue juga ikut andil dalam membuat persahabatan gak selalu berjalan 2 arah
.
[8]. seseorang yang rela melewatkan sesi flirting yang selalu dia nanti2kan, demi untuk mendengarkan rangkuman keluh kesah gue. Dan, mewakili seluruh sahabat dan keluarga gue untuk memberitahu kalau,
Man, elo gak perlu jadi orang lain untuk dicintai.
——————————
Ini cuma sedikit dari apa yang terjadi, dan gue tau ini semua gak perlu dibalas (gak perlu kan, ya? wakakaak). Gue juga tau bahwa one day, kita akan jalan sendiri2 dengan hidup masing2, bahkan mungkin lose contact sama sekali.
Tapi kalian perlu tau bahwa, gak ada keraguan sedikitpun bahwa semua yang terjadi semakin memperkuat keinginan gue untuk bisa jadi temen terbaik yang lo semua bisa dapatkan dan membuat kalian tersenyum hangat hanya dengan mengingat apa yang pernah gue tinggalkan di hati kalian =D. *gue malu ngomong langsung, jadi lewat sini aja yaaa.. =D*
mari kita selesaikan postingan mellow-mehe-mehe ini dengan sebuah lirik lagu :
You with the sad eyes
Don’t be discouraged
Oh I realize
It’s hard to take courage
In a world full of people
You can lose sight of it all
And the darkness, inside you
Can make you feel so small
Show me a smile then,
Don’t be unhappy, can’t remember
When I last saw you laughing
If this world makes you crazy
And you’ve taken all you can bear
You call me up
Because you know I’ll be there
When this world makes you crazy
And you’ve taken all you can bear
You call me up
Because you know I’ll be there
Cos there’s a shining through
I see your true colors
And that’s why I love you
So don’t be afraid to let them show
Your true colors, true colors
True colors are beautiful,
Beautiful, like a rainbow…
(true colors by Phil Collins)
hehehehehe. semoga pembaca gak merasa kayak nonton telenovela =D. udah ah.
love,
Mandhut.



so sweet. one day, kita pasti nemuin jalan kita masing2.
tapi beruntunglah Manda, karena mungkin ga akan ngejalanin semua itu sendirian
Comment by fanny — January 20, 2008 @ 4:20 am
Waw…
Gw ga tau kalo waktu itu lo sakit sampe masuk RS loh…
Weee…
Judulnya sama kaya tema blog gw niy…
Hohoho…
Comment by Quch2 — January 20, 2008 @ 7:01 am
Cintaku hanya untukmu beibeeh.. Daku sudah tak punya objek cinta lain sekaraaaang.. Ke laut aja mreka semua..! Hanya tinggal dirimu seoooraang.. Huwaaaaa..!!
Hehe.
~[sil]
Comment by Sila — January 20, 2008 @ 8:27 am
beibi…. butuh tatih tayang nih :-*
Comment by simataduitan — January 20, 2008 @ 10:33 am
ih so sweet deeehh.. ky film india. hauhuahuahau.
Comment by arhcamt — January 20, 2008 @ 5:04 pm
gw belum baca semua sich mand
nanti aja, panjang bener
tapi pengen comment
kok kebiasaannya sm kayak gw?
suka tidur malem bgt!
untuk sekarang itu dulu commentnya
hehe
Comment by depe — January 21, 2008 @ 6:08 am
Wah… kemaren ituh sempet sakit ya Man?
untung yah punya sahabat yg solid
Comment by novee — February 6, 2008 @ 5:46 pm