Dengan ini, saya mengklarifikasi, bahwasanya posting berjudul ‘Gendut.’ di bawah ini murni bertujuan untuk membuat tertawa.

tertawa, sesuatu yang bernada hahaha dan hihihi.

tertawa. 

Bila ada yang nama2nya disebutkan, itu bukanlah untuk menyindir, menghina, menyatakan ketidaksukaan atau meminta supaya jangan panggil saya gendut lagi. Itu hanya untuk keaslian dan keutuhan cerita.

Ohmaigad, mana mungkin gue menjatuhkan orang via blog.

….

oh well, at least tidak sekarang. haha. 

Pokoknya bukan itu maksudnya. Jadi berhentilah meminta maaf dan mengusulkan nama panggilan lain seperti ‘cinta’ atau ’sedikit gendut’ atau ‘langsing’ (omaigat ini lebih ngeledek) baik via telpun, sms atau comment blog.

Ohhh saya bahkan sedang malas2nya berdieeett,,, :P  

Oh temaaaan,,, sepanjang berteman dengan saya, tidakkah kalian mengerti bahwa selain drama queen, gue agak masochist? gue menikmati pengorbanan yang bisa membuat orang lain bahagia, saking menikmatinya udah gak gue anggap ledekan lagi.

Malah seringkali saya meledek diri saya sendiri lebih kejam.

mengertikah? saya masochist. Saya bangga atas ke-naas-an yang saya alami. hahahaha. keren kan saya.

Jadi jangan berhenti, tetaplah panggil saya gendut sampai saya tua nanti.

Saya percaya dengan sangat bahwa itu bukti kasih sayang dan perhatian, bukti kehangatan, persis seperti saat saya memanggil ‘gendut’ pada Sila si Mbak 45 kg, Iprit si mbak 55 kg dan Hanin si Betis.

Dengan begitu kita merasa lebih dekat bukaaaannnn??? (teori yang aneh)

Jadi santailah, teman2,,,, jangan terlalu dikhawatirkan, I’ll tell you personally kalau emang ada yang mengganjal. trust me. hehehe.

gosh, kayaknya gue memosting sesuatu yang bikin salah paham. hahaha. lain kali lebih ati2. 

manda yang gendut.