Thank You (inspired by Tuesdays With Morrie — Mitch Albom)
Sebulan yang lalu, gue membaca salah satu buku karangan Mitch Albom yang direkomendasi sama Ketpay, judulnya Tuesdays with Morrie. Ceritanya bagus deh, sebuah kisah nyata tentang apa saja yang disadari dosen Mitch Albom bernama Morrie, saat dia mengetahui umurnya sudah tidak lama lagi. Dia menderita penyakit athropi otot abnormal dan saat penyakit itu menjalar sampai paru2, bisa dipastikan hidupnya akan berakhir. Morrie menghabiskan sisa hidupnya bagai orang lumpuh, dan di saat2 terakhir itu, dia tidak bersedih, tapi dengan bersemangat membagi apa saja yang dia pelajari selama hidup dan apa yang dia pelajari saat dia akan mati. Agak2 berbau 1 Litre of Tears sih, hehe, tapi emang nih cerita bener2 bagus
gue bahkan nangis di akhir2, mihuuuu
Sejak baca buku itu, gue jadi sadar kembali bahwa, mati bisa datang kapan aja dan kalau hal itu terjadi, apa lo akan seberuntung (Morrie menyebut dirinya beruntung) itu dengan mengetahui kapan kau meninggal sehingga kau sempat menyelesaikan dan menyampaikan hal-hal yang penting sebelum kau meninggal? apa amal-amal lo udah cukup untuk menghadapi itu?
Gue memikirkan hal ini dan akhirnya gue memutuskan untuk melakukan beberapa hal untuk mempersiapkan diri, sampai saat itu tiba. Soal amal, leave it to me. Soal pelajaran, gue akan membaginya sedikit demi sedikit selama gue menulis blog ini. Tapi ada beberapa yang harus dengan jelas gue cantumkan disini, yaitu teruntuk orang2 yang berjasa, yang gue sayangi, yang pernah gue sakiti, pernah gue kasihi, gue ingin mengucapkan terimakasih yang sebanyak-banyaknya..
- Untuk keluarga, Mama, Ayah, Oot, Tante Ida, Mbak qq, Lula, terimakasih atas kasih sayang yang diberikan. Manda selalu sayang kalian semua, even Manda jarang mengungkapkan dan menunjukkannya. Bersama kalian selalu menenangkan.
- Untuk sahabat, kerabat dan teman yang tidak bisa Manda sebutkan semuanya, terimakasih atas kasih sayang dan dukungannya, terimakasih atas malam2 curhat dan genggaman tangan yang hangat.
- Untuk orang-orang yang pernah disakiti dan menyakiti, mohon maaf atas semuanya, Manda juga pasti akan memaafkan kalian semua.
- Teruntuk dia, dia dan dia yang pernah dan mungkin masih berada di relung hati ini, terimakasih atas semua sayang dan dukungannya, terimakasih atas semangat yang ditimbulkan, terimakasih atas semua hal yang pernah terjadi, terimakasih atas pengertiannya, terimakasih atas semua jejak yang pernah dan selalu ditinggalkan.
- Untuk semua di atas dan yang belum disebutkan, kalian semualah yang mendidik Manda sampai menjadi seperti sekarang ini, bersama kalianlah seorang Manda tumbuh dan belajar, bersama kalianlah Manda tersenyum dan menangis. Terimakasih.
- Dan terakhir, tapi merupakan yang terpenting, terimakasih kepada Allah SWT telah diberikan kesempatan untuk berada di tengah2 orang yang dicintai dan terus belajar sampai detik ini.
Kalau ada yang nanya nomer 4, maaf dari sekarang izin bertanya gue tolak (pede banget)
Sekian, semoga pesan ini sampai ke orang2 yang dimaksudkan.
- mandhut -




gw jg prnh maag sumpah emank sakit bgt.. tidur sakit,makan sakit,berdiri sakit pokoknya serba salah amat deh…
Comment by librarisa — January 23, 2008 @ 7:26 am
OH,IYA GW JG PENGEN CERITA SM LO.. Nyokap lo koq bs mag, emank ga mkn brp hari?? byasanya kan orang gendut jarang maag.. sblumnya nyokap lo prnh maag jg?? gw jg pgn nanya soal harga rontgen/? krn udh lm gw g rontgen gw tkt ada apa2
Comment by librarisa — January 23, 2008 @ 7:29 am