.
Family, Sehari-hariJanuary 18, 2007 6:19 am

Huaaaa… mau menulis lageee…. hehehehe. Mumpung lagi liburan sebaiknya dimanfaatkan untuk melakukan hal2 yang sulit dilakukan di hari2 kuliah.. huhuhu… mau cerita2 lagiii… senangnya punya blog, senangnya senangnya… :D

Masih sembari ngedengerin Still-nya Tamia nih (baca postingan 17 jan 07), ENAK BANGET GILA. Kemaren seharian gue muter lagu ini nonstop. Udah cuma lagu ini doang yang nangkring di playlist. hahaha. Kayaknya hari ini juga bakal terus begitu. Salah satu habit gue nih, muter lagu yang sama terus, sampe ketemu lagu baru lain yang disuka. hahaha. baguslah. artinya saya orangnya setia (???).

Mau cerita apa ya. Hari ini biasa banget ah. biasa banget. Gak ada yang istimewa, cuma nyokap gue yang nangis dan tereak2 jam 7 pagi karena perutnya kembung daritadi malem dan minta dianter ke UGD RS terdekat dengan marah2. Cuma kakak perempuan gue yang cemberut dan menebarkan aura pembunuh karena dia lagi sakit pasca operasi gigi kemaren ^_^; jadi gak bisa makan dan minum dengan enak. Cuma ponakan gue yang umur 6 tahun lagi degil2-nya (degil means bandel, bahasa keluarga) gangguin gue terus, (haaaaarrrr untung tantemu ini baik hati). Cuma Pepen, pegawai rumah yang udah lama ikut keluarga gue yang wewet (: cerewet) udah ngoceh pagi2, nanya mau makan apa hari ini (beneran udah gue jawab, tapi masih nanya aja, heran, OCD ya kamu, duh kasian).

Beneran biasa. Hahaha. Heran ya, apakah gue harus menerima nasib sebagai orang paling tenang di rumah ini?? hah? hah? (sombong). Gak ding, biasanya cuma gue sama Oot, bokap tiri gue, yang tenang di rumah ini, hahaha. Bahkan yang tipe kayak gue udah yang paling tenang disini, bayangin gak keluarga gue kayak apa hebohnya? waw. Tapi ya, sumhow gue kangen juga sama suasana ini, kan di Bandung biasanya saya heboh sendiri (bener kan prit, sil? hahaha). Disini bener2 refreshing deh, pada lucu2 banget jadi orang, bisa bikin senyum (jahat banget ya gue)

Kalo mau tau cerita lengkapnya, yaaa… pokoknya tadi pagi nyokap gue ngamuk2, dia kembung, pusing, muntah2, udah ga tahan lagi, ampe nangis segala, jadi minta dianter ke UGD. Gimana ya, harusnya gue panik, tapi gue tahu nyokap gue lebih kuat dari itu, gue bahkan lebih tahu kondisi sebenernya dia kayak apa ketimbang dirinya sendiri, buktinya dia masih kuat marah2 ama gue sepanjang perjalanan (iya ma - iya belok ma? - oh enggak - oke ma - udah mama tiduran aja - oh gamau? - oh iya sakit - oh oke ma - iya maaf nyetirnya aneh - maaf ma - hah turun disini? - emang kuat jalan sendiri? - oh kuat - oh oke abis parkir aku kesana <- pokoknya gue mendingan diem dan nurut deh) dan dia juga marah2 sama resepsionis rumah sakit. Halah. Ibu yang hebat. Ternyata pas diperiksa ama dokter jaga UGD, dia maag gitu, heran dia kan gendut juga kok bisa maag, bisalahya. haha. jadi dikasi obat maag. tuh dia udah ketawa2 di kamarnya sambil makan bubur. udah minum obat. Ibu yang hebat.

Terus kakak gue, dia operasi gigi, entah apa kasusnya, gak berani nanya, auranya gelap hitam, dicoel dikit ngamuk, hiiiii. Jadi jauh2 aja dari dia. Kasian. Udah ampe tahap ngamukpun gak berasa lebih baik, jadi saya bantu dengan doa saja. Semangat mbak qq, semangat, anggep aja diet.

Ponakan gue? ya begitulah. no comment. haha.

PEPEN? (yang ini semangat banget nyeritainnya) DIA ITU. DIA ITU. yah pokoknya gitu. cerewet banget. Baik sih, tapi cerewet. Rajin sih, but CEREWET. Tau gak pribahasa jepang yang ‘kulit putih menyembunyikan tujuh kekurangan’? nah peribahasa yang cocok buat Pepen, ‘cerewet membuat dia selalu terlihat penuh kekurangan’. AARGHHHHH. minggir kamu. minggir. kadang lucu sih. tapi kadang bikin abis kesabaran. jadi gue diemin dan tinggal pergi. daripada gue kurang ajar sama orang lebih tua. AARGHHH. tapi gitu2 gue sayang lah ama dia. udah ngurus gue dari kecil sih.

Yah gitu deh, haha. cuma mau memberitahu seperti apa lingkungan gue selama liburan di jakarta. haha. kalo mau komen silakan lho (ngarep)

 

Uncategorized, ResensiJanuary 17, 2007 5:41 am

Beberapa hari ini entah kenapa lagi pengen meng-eksplore lagu2nya Tamia. Terus dunlot2 deh di Bearshare, ahaha. Terus nemu lagu ini, lagunya manis banget, enak didengar pula, cocok buat dinyanyiin pas ulang tahun pernikahan :D ahahahahah… keren keren keren… emoticon

 

Usually when two people are together, for a long time things seem to change
Its been said nothing good lasts forever, but this love gets better everyday
We get all excited inside, everytime that we get alone,
He still got love in his eyes, and i still got love in my soul

        Still, feels like the first time we met that I kissed and I told u I love you,
        We still, run around like teenagers even though we’re grown and married with kids     
        We still, talk on the phone for hours when I’m away
        And he still writes letters and send me flowers every other day
        The question everybody ask, is how we make it last,
        I tell them, I still, he still, we still

Now I still smile in the morning
When I realize when I’m still in his arms
We know everything about each other, but we still keep holding on
We’re never gonna break up we’ll be always there to make up
As long as we stick together we’ll climb higher
I’m gonna ride with him to the wire
Our love is never gonna end we’re on fire.

        Still, feels like the first time we met that I kissed and I told u I love you,
        We still, run around like teenagers even though we’re grown and married with kids     
        We still, talk on the phone for hours when im away
        And he still writes letters and send me flowers every other day
        The question everybody ask, is how we make it last,
        I tell them, I still, he still, we still

We go through problems like everybody else (but i really dont mind)
But i dont mind cuz it makes us keep it fresh
Whats sadder than an arguement is the thought we may have never been
He’s my lover my babys father my lifetime partner and my friend
Still the man of my dreams, he still
Still the man for me and im still in love with him so deeply
I think I’ll sing it again
He’s still, still the man of my dreams, he’s still,
Still the man for me and im still in love with him deep deeply

        Still, feels like the first time we met that I kissed and I told u I love you,
        We still, run around like teenagers even though we’re grown and married with kids     
        We still, talk on the phone for hours when im away
        And he still writes letters and send me flowers every other day
        The question everybody ask, is how we make it last,
        I tell them, I still, he still, we still
 

 

- mandhut - 

Uncategorized, Resensi, ThoughtsJanuary 16, 2007 4:01 pm

Sebulan yang lalu, gue membaca salah satu buku karangan Mitch Albom yang direkomendasi sama Ketpay, judulnya Tuesdays with Morrie. Ceritanya bagus deh, sebuah kisah nyata tentang apa saja yang disadari dosen Mitch Albom bernama Morrie, saat dia mengetahui umurnya sudah tidak lama lagi. Dia menderita penyakit athropi otot abnormal dan saat penyakit itu menjalar sampai paru2, bisa dipastikan hidupnya akan berakhir. Morrie menghabiskan sisa hidupnya bagai orang lumpuh, dan di saat2 terakhir itu, dia tidak bersedih, tapi dengan bersemangat membagi apa saja yang dia pelajari selama hidup dan apa yang dia pelajari saat dia akan mati. Agak2 berbau 1 Litre of Tears sih, hehe, tapi emang nih cerita bener2 bagus :) gue bahkan nangis di akhir2, mihuuuu

Sejak baca buku itu, gue jadi sadar kembali bahwa, mati bisa datang kapan aja dan kalau hal itu terjadi, apa lo akan seberuntung (Morrie menyebut dirinya beruntung) itu dengan mengetahui kapan kau meninggal sehingga kau sempat menyelesaikan dan menyampaikan hal-hal yang penting sebelum kau meninggal? apa amal-amal lo udah cukup untuk menghadapi itu?

Gue memikirkan hal ini dan akhirnya gue memutuskan untuk melakukan beberapa hal untuk mempersiapkan diri, sampai saat itu tiba. Soal amal, leave it to me. Soal pelajaran, gue akan membaginya sedikit demi sedikit selama gue menulis blog ini. Tapi ada beberapa yang harus dengan jelas gue cantumkan disini, yaitu teruntuk orang2 yang berjasa, yang gue sayangi, yang pernah gue sakiti, pernah gue kasihi, gue ingin mengucapkan terimakasih yang sebanyak-banyaknya..

  1. Untuk keluarga, Mama, Ayah, Oot, Tante Ida, Mbak qq, Lula, terimakasih atas kasih sayang yang diberikan. Manda selalu sayang kalian semua, even Manda jarang mengungkapkan dan menunjukkannya. Bersama kalian selalu menenangkan.
  2. Untuk sahabat, kerabat dan teman yang tidak bisa Manda sebutkan semuanya, terimakasih atas kasih sayang dan dukungannya, terimakasih atas malam2 curhat dan genggaman tangan yang hangat.
  3. Untuk orang-orang yang pernah disakiti dan menyakiti, mohon maaf atas semuanya, Manda juga pasti akan memaafkan kalian semua.
  4. Teruntuk dia, dia dan dia yang pernah dan mungkin masih berada di relung hati ini, terimakasih atas semua sayang dan dukungannya, terimakasih atas semangat yang ditimbulkan, terimakasih atas semua hal yang pernah terjadi, terimakasih atas pengertiannya, terimakasih atas semua jejak yang pernah dan selalu ditinggalkan.
  5. Untuk semua di atas dan yang belum disebutkan, kalian semualah yang mendidik Manda sampai menjadi seperti sekarang ini, bersama kalianlah seorang Manda tumbuh dan belajar, bersama kalianlah Manda tersenyum dan menangis. Terimakasih.
  6. Dan terakhir, tapi merupakan yang terpenting, terimakasih kepada Allah SWT telah diberikan kesempatan untuk berada di tengah2 orang yang dicintai dan terus belajar sampai detik ini.

Kalau ada yang nanya nomer 4, maaf dari sekarang izin bertanya gue tolak (pede banget)

Sekian, semoga pesan ini sampai ke orang2 yang dimaksudkan.

- mandhut - 

Uncategorized, Resensi 11:40 am

 

Letto

Di daun yang ikut mengalir lembut terbawa sungai ke ujung mata

Dan aku mulai takut terbawa cinta menghirup rindu yang sesakkan dada

Jalanku hampa dan ku sentuh dia, terasa hangat di dalam hati

Kupegang erat dan kuhalangi waktu, tak urung jua ku lihatnya pergi

 

Tak pernah kuragu dan selalu kuingat kerlingan matamu dan sentuhan hangat

Ku saat itu takut mencari makna, tumbuhkan rasa yang sesakkan dada

 

Kau datang dan pergi begitu saja, semua ku terima apa adanya

Mata terpejam dan hati menggumam, di ruang rindu kita bertemu

 

Akhir-akhir ini, lagu Ruang Rindu-nya Letto jadi akrab di telinga. Secara lagu ini terpilih jadi theme song-nya sinetron Intan di RCTI ("gugurkan Ello! GUGURKAN!!"), secara gue lagi berlibur di rumah Jakarta, secara satu rumah di Jakarta ini kebanyakan isinya cewek dan penggemar Intan semua, secara kalo channelnya diganti sebentar aja langsung pada ngamuk (apalagi kalo ma ibu2 dan kakak2(*), bisa2 gue dilempar asbak, hohohoho….), yasudahlahya terpaksa gue nonton juga.

    (*)    Manda terbiasa menyebut kata2 sapaan orang ke3 dengan cara begitu,
            ibu -> ibu2
            kakak -> kakak2
            adik -> adik2
            bukan berarti ibunya jamak ya. udah terima aja, jangan tanya kenapa. 

Kenapa kok nontonnya kedengeran gak rela?
Soalnya dari awal udah agak ilpil sama Intan ini,
selaen karena dia tampilnya barengan ama Wulan yang kasusnya ampir sama, hamil-terus-pelaku-tidak-menikahi-korban-aduh-betapa-kasian, entah kenapa begitu denger sinetron Indonesia, yang terlintas di kepala cuma "njiplak drama apalagi?" terus jadi males banget nontonnya. Ya maaf ya kalo saya jadi pukul rata, abis emang 7 dari 10 sinetron Indonesia jiplakan c (menurut perhitungan Manda sendiri). 2 dari 3 sisanya yang gak jiplakan aja, kalo gak sinema hidayah dkk, ya tentang misteri, ato gak komedi malam, yang sampe sekarangpun (menurut gue) mulai mengada2 dan ditampilkan untuk naikin rating doang. Jadi ya, diitung2, cuma 1 dari 10 Sinetron Indonesia doang yang layak dapet gelar orisinil dan bagus.

Tapi setelah dipaksa nonton ama ibu2 dan kakak2, bahkan ponakan gue yang baru umur 6 tahun juga ikutan maksa, yasud gue manut aja, dimana bumi berpijak, disitu langit dijinjing lah ya. Gue mulai bisa menikmati, even gue masih belum bisa mentoleransi suara pemeran utama wanitanya yang gak cocok di kuping gue (selama nonton gue selalu berkomentar : "ya ampun kenapa sih gak di-dubbing aja, kamu diem aja, ya ampun yang kayak begini berani ngomong, kamu ngomong jangan dari idung kayak Susan gitu, kalo ngomong coba tutup idung, mungkin lebih baik, kamu yang mati aja jangan Ello, Ello lumayan ganteng dan suaranya enak, mendingan daripada kamu, ya ampun Mama Meriam Belina yang kayak gitu diterima jadi mantu???" sampe ibu2 ngamuk karena gue mengganggu konsentrasi dan gue terpaksa diam, hehehe….)

Yang ada malah, gue kepincut ama lagunya. Lagunya enak. Terus terang gue nonton cuma buat denger lagunya. Gue sukaaaaa banget ama bagian depannya. Jerniiiiiiihhhh banget :) . Kalau mata gue dipejamkan, kayaknya bisa ngliat danau dan bunga2 (ceilah). Ada beberapa bagian yang ngebuat gue teringat akan beberapa hal (ha-ha-ha) yang jelas tak akan gue ceritakan dulu (sapa yang nanya?). Emang agak telat c, nih lagu kan udah lumayan basi, tapi yasudahlahya, mending telat daripada gak sama sekali (??). hehe.

 

- mandhut - 

 

Blog itSelf 9:20 am

Kalau anda merasa sedikit aneh dengan judul postingan-nya, hehehe, mohon dimaafkan, beginilah empunya blog, suka akan hal2 gak penting yang melengkapi setiap sudut otaknya.

Mari kita mulai saja, 

Menyadari bahwa, seorang Putri Amanda Bahraini masih sangat baru di dunia per-blog-an (telat banget man) sempat terpikir apa saja yang akan ditulis di dalam blog ini. Bukan hanya apa yang akan ditulis, tapi gaya bercerita seperti apa yang akan digunakan (formal? slang?), sejauh mana author akan bercerita (apakah sampai ke hal-hal pribadi? apakah cukup yang umum-umum saja? atas dasar apa gue bisa membatasi yang ‘ini’ pribadi dan yang ‘itu’ yang umum?), kegunaan dari blog itu sendiri (hey? buat apa lo buat blog kalau lo gak bisa bercerita dan berbagi dengan bebas?) dan masih banyak lagi.

Sayapun mengintip ke blog tetangga-tetangga,  sekedar untuk tahu, apa saja yang mereka ceritakan, yang mereka bagi disana, sembari sedikit mengintip-intip tampilan :D .

Tapi tetap saja, saya belum menemukan secara pasti akan jadi seperti apa blog saya nanti.

Sepenting apa hal ini?
BAGI SAYA SANGAT PENTING. Karena blog ini dibuat untuk bertahan sampai saya tua nanti. Untuk mengenang kembali masa2 dulu, di saat muka saya dipenuhi oleh keriput dan (aduh jangan dong) noda. Untuk dibaca oleh anak dan cucu saya nanti kala saya mungkin sudah tidak berada di dunia ini lagi (dan kalau misalnya ada satuuuuu saja anak dan cucu saya yang cerdas-baik hati-pintar-berjiwa dagang, Nenek akan sangat berterimakasih kalau blog Nenek dijadikan buku, atau difilemkan, atau apapun itu, cium penuh kasih dari Nenek, kalo modal nerbitinnya kurang, ambil aja dari warisan Kakek, jangan dari Nenek punya, awas aja ya) <- ngarep :D

Hahahaha, kenyataannya, pada hari saya menulis postingan ini, saya masih gadis berumur 20 tahun, masih gendut, jelas belum menikah dan sedang menghabiskan waktu di kota kelahiran, di ruangan pengap tanpa AC karena cuma di ruangan inilah komputer berkoneksi internet bisa digunakan untuk saat ini. Mungkin bertahun2 kemudian saat saya membaca ini, saya akan tersenyum, mengingat kembali masa2 yang telah lewat, dan betapa Manda yang saat itu masih atau mungkin sama nyeleneh-nya dengan Manda yang sekarang.

Itulah tujuan saya menulis blog ini, untuk meninggalkan tanda pada setiap lembar kehidupan yang saya lewati, supaya kelak, saya tidak usah susah2 untuk mengingatnya kembali. Supaya kelak, keturunan saya bisa mengambil pelajaran dari apa yang pendahulu mereka alami. Dan supaya dalam perjalanan menulis blog ini, saya bisa mengenal diri sendiri lebih dalam lagi.

Dan untuk mencapai tujuan itu, dibutuhkan dasar yang kuat, agar blog ini tetap pada jalannya. Jadi begini bunyinya :

"Blog Racauan Manda ini ditulis untuk mengabadikan setiap pikiran dan kejadian yang terlintas pada Manda. Manda dapat menulis apapun, kapanpun, bagaimanapun, selama hal itu tidak dimaksudkan untuk menyakiti menyulut keributan antar pihak tertentu. Semua yang ada di dalamnya tidak dibuat-buat dan merupakan cerminan dari Putri Amanda Bahraini sebenar2nya dan datang atas keinginannya sendiri"

Begitulah Pembukaan blog ini dibuat dan diumumkan dengan melalui berbagai pertimbangan. Diperlihatkan kepada anda sekalian, sekedar iseng.

….

….

Gue rasa udah saatnya gue mandi. Otak gue nampak mulai penuh dengan keringat sampe iseng bikin beginian. Hahahaha. PANAS……

 

- Mandhut -